21 Mei 2009

Sriwijaya menang 4-2 atas Shandong Luneng

Sriwijaya yang tak pernah meraih satu poin pun dari 5 laga yang telah mereka jalankan di AFC Champions League, bertekad untuk meraih angka di laga terakhir melawan Shandong Luneng. Di dukung oleh ribuan Sriwijayamania yang memadati stadion Jakabaring, Palembang, "Laskar wong kito" tertinggal 0-2 di babak pertama, gol dicetak hanya dalam rentang satu menit, yakni oleh Han Peng pada menit 42 dan Gao Di pada menit 43. Di babak kedua, Sriwijaya bermain lebih menyerang untuk mencetak gol, hasilnya Gumbs membuat kedudukan menjadi 1-2 pada menit 53. 20 menit kemudian, Sriwijaya menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui Zah Rahan. 10 menit sebelum laga usai, Zah Rahan mencetak gol keduanya sehingga skor menjadi 3-2. Pada menit 87 M Nasuha menambah keunggulan Sriwijaya, 4-2. Hasil ini sungguh tak diduga, mengingat Sriwijaya selalu kalah telak di 5 laga sebelumnya, dan hal ini sangat disayangkan karena Sriwijaya baru dapat menampilkan permainan terbaiknya saat kans untuk lolos ke 16 besar sudah habis. Kini Indonesia hanya memiliki satu wakil di kancah asia, yakni PSMS Medan yang tampil di AFC Cup, PSMS lolos ke 16 besar sebagai runner up grup F dibawah South China, PSMS meraih 13 angka dar 6 laga. Musim depan, Persipura yang menjadi juara ISL musim 2008/2009 akan berlaga di AFC Champions League musim depan, diharapkan Persipura bisa tampil lebih baik dari Sriwijaya, mengingat Persipura memiliki pemain dengan skill yang tinggi dan karakter menyerang yang kuat

20 April 2009

Chelsea Taklukan Arsenal, Everton Hempaskan MU


Kompetisi FA Cup sudah mencapai babak semifinal, yang mempertemukan Arsenal dengan Chelsea, dan MU melawan Everton. Kedua laga tersebut bakal dilangsungkan di Stadion Wembley, London. Laga Pertama antara Arsenal dan Chelsea berlangsung dengan sangat ketat, kedua tim terus bergantian menyerang, Theo Walcott mencetak gol pertama bagi Arsenal pada menit ke-17, menerima umpan Kieran Gibbs, Walcott langsung menyabar bola, arah bola berbelok setelah menyentuh kaki Ashley Cole dan gagal diantisipasi oleh Petr Cech, 1-0 untuk Arsenal. Chelsea berusaha untuk menyamakan skor, namun peluang Frank Lampard masih kandas di tangan Lukasz Fabiansky. pada menit ke-33, menerima umpan Lampard, Florent Malouda melakukan penetrasi ke kotak pinalti Arsenal dan melepaskan tembakan menyusur tanah yang gagal dijangkau Fabiansky, skor 1-1 bertahan hingga 45 menit pertama selesai. Pasa menit 58, menerima umpan terobosan Diaby, tandukan Van Persie gagal menemui sasaran. Gagal mencetak gol, Wenger pun memasukan Andrei Arshavin menggatikan Van Persie, sementara Hiddink menggati Anelka dengan Salomon Kalou pada menit 82. Lampard lagi2 menujukan kepiawaiannya dalam mengirimkan umpan, kejeliannya melihat posisi Drogba, memudahkan striker Pantai Gading itu untuk mencetak gol, setelah memenangi adu sprint dengan Silvestre, Drogaba melakukan sekali kontrol untuk mengecoh Fabiansky dan dengan mudah menceploskan bola ke gawang, Chelsea unggul 2-1. Tertinggal satu gol, Arsenal pun meningkatakan serangan, Nasri dan Bendtner masuk menggatikan Denilson dan Adebayor, namun hingga peluit akhir dibunyikan, kedudukan tetap 2-1 untuk kemenangan Chelsea.


Di partai semifinal lain, Everton bakal menghadapi Manchester United. Everton tampil dengan kekuatan penuh, sementara MU hanya memainkan tim lapis kedua. Permainan kedua tim menjadi monoton, sehingga tak ada gol sampai 90 menit usai. Di babak perpanjangan waktu, Everon memiliki peluang melalui sepakan Tim Cahil, namun masih dapat diblok Foster. Adu pinalti pun menjadi opsi terakhir untuk menentukan tim mana yang akan melawan Chelsea, algojo pertama Everton, Cahil, gagal menunaikan tugasnya, bola hanya melambung jauh, namun Berbatov pun gagal memasukan bola. pada kesempatan kedua Phil Nevile berhasil mencetak angka, sementara Ferdinand gagal. sampai penendang ke-4, skor 3-2 untuk Everton, dan Phiel Jagielka pun memastikan langkah Everton ke partai puncak menghadapi Chelsea pada 30 Mei 2009 nanti di Wembley.

16 April 2009

Inggris main keroyok lagi

memang tak dapat di pungkiri lagi, dominasi wakil Inggris di Liga Champions benar2 luar biasa, bagaimana tidak? 3 musim berturut2 3 dari 4 tim semi-finalis berasal dari negeri pangeran charles, pada musim 2006-07 tim semi-finalis adalah Liverpool, Chelsea, MU, dan AC Milan, lalu musim lalu ke-3 wakil Inggris itu kembali mendominasi, dan posisi Milan digantikan oleh Barcelona. Dan musim ini Chelsea, MU, dan Barca kembali melaju ke semifinal, dan kali ini Arsenal menggati posisi Liverpool. dan pertandingan perempatfinal leg 2 antara Chelsea v Liverpool adalah yang terbaik sepanjang penyelenggaraan Liga Champions musim ini, 8 gol yg terjadi di Stamford Bridge dibagi sama rata kedua tim, dan Chelsea pun unggul agregat 7-5, sungguh hasil yg tak diduga dan pertandingan yg penuh drama, "The Reds" sempat unggul 2-0 berkat gol Fabio Aurelio dan Xabi Alonso, namun dibabak kedua Didier Drogba, Rodrigo Alex, dan Frank Lampard membuat Chelsea berbalik unggul 3-2, namun 10 menit terakhir Lucas Leiva dan Dirk Kuyt kembali membuat Liverpool memimpin 4-3, dan mereka cuma butuh satu gol lagi untuk lolos ke semi-final, namun kerja sama Didier Drogba dan Nicolas Anelka diakhiri gol Frank Lampard yg memupuskan harapan Liverpool, dan "The Blues" akan berhadapan dengan Barcelona di semifinal.

Berikut ini para pencetak gol di Liga Champions

Lionel Messi-Barcelona-8 *
Steven Gerrard-Liverpool-7
Miroslav Klose-Bayern-7
Lisandro Lopez-Porto-6
Emanuel Adebayor-Arsenal-5 *
Didier Drogba-Chelsea-5 *
Alessandro Del Piero-Juventus-5
Thiery Henry-Arsenal-5
Karim Benzema-Lyon-5

* : masih berpeluang menambah gol

sementara diantara ke-4 tim semifinalis, Barcelona mencetak gol terbanyak yakni 29, lalu Chelsea 19, diikuti Arsenal dengan 16 gol, dan MU dengan 14 gol.
namun MU baru kebobolan 5 kali, sementara Arsenal 7 kali, dan Chelsea serta Barca sama2 kebobolan 12 kali.

13 Maret 2009

Inggris 3-0 Italia

pas hari rabu, gw terbangun jam 2 pagi, setelah bengong beberapa detik, gw baru sadar klo hari ini ada pertandingan liga champions, gw pun langsung menyetel tv. Ternyata pertandingan belum dimulai, jadi gw nunggu dulu(sambil merem melek). Akhirnya pertandingan antara Liverpool vs Real Madrid pun dimulai, dan di pagi yg masih gelap gulita, gw ditunjukin sebuah keajaiban, yakni 4 gol yg bergulir ke gawang yg dikawal oleh kiper juara eropa, Iker Casillas. Dan akhirnya pun Liverpool menang telak 4-0 dan lolos ke perempat final dengan aggregat 5-0. Wakil Inggris lainnya, Chelsea berhasil menahan imbang Juventus 2-2 di Turin, meskipun skuad asuhan Guus Hidink sempat tertinggal 0-1 dan 1-2, dengan hasil ini, Chelsea lolos ke perempat final dengan aggregat 3-2, Inggris pun memenagi partai pertama dari Trilogy "Italia vs Inggris" di perdelapan final Liga Champions, Inggris 1 Italia 0. Keesokan harinya, gw ga mw ketinggalan partai MU vs Inter, dan wakil Italia harus kandas lagi, setelah "Nerazurri" meneyerah 0-2 dari MU. Inggris 2 Italia 0. Di seri terakhir dari Trilogy "Italia vs Inggris" ini, pertandingan harus diselesaikan lewat adu pinalti, setelah aggregat seimbang 1-1, dan Arsenal berhasil memupuskan harapan AS Roma melaju ke babak final di Roma, setelah menang adu pinalti 7-6, Inggris 3-0 Italia. Wakil2 Inggris ini pun kembali melanjutkan hergemoninya di kancah benua biru, dengan menempatkan seluruh wakilnya di babak perempat final, sementara empat tim lainnya adalah Barcelona, Villareal(Spanyol) Bayern Muenchen(Jerman), dan FC Porto(Portugal). Jikan menengok beberapa musim kebelakang, wakil Inggris selalu mendominasi. Musim lalu contohnya, Manchester United keluar sebagai juara setelah mengalahkan wakil inggris lainnya, Chelsea. Sementara Liverpool berhasil menggapai semifinal, sementara Arsenal harus puas sampai di perempat final setelah dikalahkan Liverpool. Musim 2006-2007, meski yang juara adalah AC Milan, 3 wakil Inggris, MU, Chelsea, dan Liverpool hadir di semifinal. Musim 2005-2006, Arsenal berhsil menggapai babak puncak, namun ditaklukan Barcelona 1-2. Musim 2004-2005, Liverpool meraih title juara Liga Championsnya yang kelima di Istanbul, sempat tertinggal 0-3 di babak pertama dari AC Milan, "The Reds" tak patah semangat dan berhasil menyamakan skor menjadi 3-3 dan menang adu pinalti, sementara Chelsea berhasil menggapai semifinal. Jika hasil undian menempatkan ke-4 wakil Inggris ini tidak harus saling berhadapan di perempat final, bisa saja akan terjadi "All England Semi-Final"
kita nantikan saja......

08 Maret 2009

About "EL NINO"

-Nama lengkap Torres adalah Fernando Jose Torres Sanz.
-Kakeknya adalah suporter Atletico Madrid, dan klub tersebut mengontraknya saat Torres baru berusia 11 tahun.

-Torres sebelumnya lebih suka bermain sebagai penjaga gawang, dan baru berubah pikiran untuk menjadi penyerang sejak usia 7 tahun.

-Julukan yang diberikan kepadanya adalah "El Nino" atau "Si Anak Kecil".

-Legenda Liverpool Kenny Dalglish mengatakan kalau semua bek tengah di Inggris akan cemas dan malah ketakutan saat bertanding menghadapi Torres.

-Kekasihnya saat ini adalah Olalla yang telah dikenalnya sejak berusia 8 tahun.

-Tato VII-VII-MMI yang ada di kaki kiri Torres menandakan tanggal 7 Juli 2001 saat ia mencium Olalla untuk pertama kalinya.

-24 gol yang dicetaknya di Liga Primer musim lalu menjadikannya pemain asing tersubur yang bermain di musim pertamanya. Sebelumnya gelar tersebut menjadi milik Ruud van Nistelrooy saat bermain di Manchester United.


-Saat Atletico Madrid bertanding melawan Real Sociedad, ada tulisan "We'll Never Walk Alone" di bagian dalam ban kapten yang dikenakan Torres. Ban kapten tersebut diberikan oleh teman-temannya yang menjadi suporter Liverpool. Dua bulan kemudian Torres resmi menjadi pemain Liverpool.

09 Februari 2009

Robbie Keane Malang, Kembali Pulang


Di awal musim 2008-2009, publik anfield mendapat harapan baru dengan masuknya salah satu striker papan atas premier league, Robbie Keane dari Tottenham Hotspurs. Liverpool musti merogoh kocek sebesar 20 juta poundsteling(bukan rupiah lo!) untuk menggaet sang bintang. Namun harapan tinggal harapan, Keano hanya tampil selama 1578 menit dan hanya mampu mencetak 7 gol di seluruh ajang bersama Liverpool. Mantan kapten Tottenham ini pun pulang kampung, The Spurs menariknya kembali dengan banderol 12 juta poundsterling. Dalam segi bisnis hal ini merupakan kerugian bagi The Reds, namun prestasi mereka masih cukup stabil dengan berada di tangga kedua premier league dan akan menghadapi Real Madrid dalam 16 besar Champions League. Bagi Keano, kepulangannya ke White Hart Lane merupakan kesempatan baginya untuk membuktikan diri kepada para fans The Spurs yang kecewa atas kepindahannya ke Liverpool musim panas lalu.

Akankah perjalan kedua Keano bersama Spurs menghasilkan prestasi bagi klub yang sudah dibelanya sejak 2002 itu?

blogger templates 3 columns | Make Money Online